Atmosfer persaingan esports Asia kembali memanas menjelang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Setelah sukses mencuri perhatian pada edisi sebelumnya, esports kembali dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi perebutan medali.
Kehadiran esports di panggung Asian Games tentu menjadi perhatian besar bagi penggemar gaming di Indonesia. Harapan untuk melihat atlet Merah Putih bersaing di level tertinggi Asia pun semakin besar.
Untuk menghadapi turnamen bergengsi tersebut, Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mulai mempersiapkan skuad terbaik melalui program Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Seleksi ketat dilakukan demi membentuk “Dream Team” yang siap bersaing menghadapi negara-negara kuat Asia.
Melalui pengumuman resmi di akun Instagram @pbesi_official, PBESI juga memastikan kesiapan Indonesia untuk mengirimkan talenta-talenta terbaik ke panggung esports Asian Games 2026.
Yuk, kita bedah daftar lengkap para pejuang digital yang akan mewakili Indonesia di panggung dunia!
Indonesia dipastikan akan mengikuti sembilan nomor esports yang mencakup berbagai genre populer, mulai dari MOBA, Battle Royale, racing, hingga fighting game. Variasi ini menunjukkan bahwa perkembangan esports nasional kini tidak hanya terfokus pada satu jenis permainan saja.
Game MOBA dan Battle Royale masih menjadi kekuatan utama Indonesia, sementara genre racing dan fighting mulai menunjukkan perkembangan kompetitif yang semakin serius. Perbandingan kesiapan timnas di level Asia Tenggara juga bisa dilihat melalui pembahasan SEA Esports Nations Cup 2026 sebelumnya.
Jika di kawasan Asia Tenggara Indonesia sudah cukup dominan, persaingan di Asian Games tentu akan jauh lebih berat karena hadirnya tim-tim kuat dari Asia Timur seperti Korea Selatan, Jepang, dan China.
Meski begitu, Indonesia tetap memiliki peluang untuk tampil kompetitif di berbagai nomor pertandingan.
PBESI resmi mengumumkan daftar atlet dan pelatih yang akan memperkuat Timnas Esports Indonesia untuk persiapan Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Berikut susunan lengkap roster dari berbagai nomor pertandingan.

The King of Fighters XV: Bayu Indra Sakti
Street Fighter VI: Abrar Arkananta Putra
Tekken 8: Aldy Syachranie
Pelatih: Bram Arman

Roster: Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Muhammad Halim Adicondro, Syauki Fauzan Sumarno.
Pelatih: Kenny Deo | Asisten Pelatih: Michael Abraham

Roster: Fazriel Haikal Aditya, Juventino Ryan Jeremy R., Micho Ananda Pratama W., Muh Fathyn Zilhaq S., Sharfan Syahman Shodiq.
Pelatih: Deni Fianda | Asisten Pelatih: Bintang Prakoso P.

Roster: Iqbal Khan, Drensen, Emanuel Hendo Paska, Agung Budi Prasetyo, Neville Garrick, Muh Naufal Aushaf Mahfuzh.
Pelatih: Glen Richard Pangalila | Asisten Pelatih: M. Ilham Bahrul Hadi

Roster: Rizky Faidan, Radika Wiratama
Pelatih: Adyatma Priady

Roster: Moch. Afthon Fathany, Ararat Samuel Manullang, Natha Diva Arya, Darian Wicaksana

Roster: Athif Fatahilah Nursyam, Suhartanto Ardi Mulyo, Ricky Aulia, Muhammad Fachrul Putra Henri, Daffa Pasha Arifin

Roster: Marcello Hillers, Muhammad Haikal, Novrizal Diananta Said, Denny Ardianyanto, Judha Pangabean
Pelatih: Ahmad Marsam | Asisten Pelatih: Erron Gunardi

Atlet: Andika Rama Maulana
Pelatih: Filemon Benaya Theo
Melihat komposisi roster yang ada, sektor mobile esports dan simulasi sepak bola masih menjadi kekuatan utama Indonesia untuk bersaing memperebutkan medali emas.
Di cabang eFootball, Indonesia masih mengandalkan kualitas Rizky Faidan yang sudah dikenal sebagai salah satu pemain terbaik Asia Tenggara. Sementara itu, divisi Mobile Legends: Bang Bang dan PUBG Mobile diperkuat pemain-pemain dari level kompetitif tertinggi yang menjadi tumpuan utama perolehan medali.
Indonesia juga berpotensi memberi kejutan di cabang baru seperti Honor of Kings serta fighting game seperti Tekken 8 dan Street Fighter VI. Performa atlet Indonesia di komunitas fighting game Asia menunjukkan perkembangan yang cukup pesat dalam beberapa turnamen internasional terakhir.
Meski begitu, persaingan diprediksi tetap berat karena Jepang, Korea Selatan, dan China masih menjadi kekuatan utama esports Asia, terutama pada game strategi, fighting game, dan skena PC kompetitif.
Rangkaian pertandingan seru ini akan dipusatkan di lokasi Aichi Sky Expo. Biar kamu tidak ketinggalan aksi seru mereka, berikut adalah draf perkiraan jadwal pelaksanaan turnamen:
| Babak / Nomor Kompetisi | Lokasi / Negara | Tanggal Pelaksanaan (2026) | Keterangan / Status |
| Identity V Qualifier | Singapura | 30 Mei – 1 Juni | Tahap Kualifikasi |
| Naraka: Bladepoint Qualifier | Singapura | 4 – 5 Juni | Tahap Kualifikasi |
| Honor of Kings Qualifier | Singapura | 13 – 21 Juni | Tahap Kualifikasi |
| Mobile Legends: Bang Bang Qualifier | Kuala Lumpur, Malaysia | 18 – 21 Juni | Tahap Kualifikasi |
| PUBG Mobile Qualifier | Ho Chi Minh City, Vietnam | 19 – 21 Juni | Tahap Kualifikasi |
|
Main Event Asian Games 2026 |
Aichi–Nagoya, Jepang | 23 September – 2 Oktober | Babak Utama (Perebutan Medali) |
Untuk nomor pertandingan Identity V, Naraka: Bladepoint, Honor of Kings, Mobile Legends: Bang Bang, dan PUBG Mobile, tim Garuda harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu yang berlangsung sepanjang bulan Mei hingga Juni 2026 di tiga negara Asia Tenggara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Vietnam.
Divisi eFootball, Gran Turismo 7, Pokemon Unite, dan Competitive Martial Arts berhasil mengamankan tiket emas. Mereka dipastikan akan langsung berlaga di babak utama tanpa harus melewati fase kualifikasi regional.
Seluruh rangkaian kualifikasi ini bertujuan untuk menyaring tim terbaik yang akan menyusul ke babak Main Event Asian Games 2026. Babak penentuan perebutan medali ini akan digelar secara terpusat di Aichi–Nagoya, Jepang, mulai tanggal 23 September hingga 2 Oktober 2026.
Kamu bisa memberikan dukungan moril secara langsung dari rumah dengan menyaksikan tayangan pertandingan melalui kanal resmi yang legal. Platform video streaming Vidio dipastikan akan menyiarkan secara langsung perjalanan perjuangan para atlet terbaik kita di arena laga.
Selain itu, kamu juga bisa memantau tayangan alternatif melalui YouTube resmi milik NOC Indonesia atau stasiun televisi nasional pemegang hak siar resmi. Perjuangan para pahlawan esports kita di ajang Asian Games 2026 membutuhkan limpahan doa serta dukungan positif dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
Pengorbanan waktu latihan intensif yang telah dilewati oleh para atlet dan jajaran pelatih diharapkan mampu berbuah manis menjadi torehan prestasi tertinggi demi mengharumkan nama bangsa. Mari kita kawal bersama perjalanan mereka dan gaungkan terus semangat sportivitas di ruang publik.
Apakah kamu ingin terus memperbarui informasi seputar perkembangan skor, analisis taktik pasca-laga, atau profil mendalam dari masing-masing atlet idola kamu? Jangan dulu beranjak pergi meninggalkan halaman situs ini karena keseruan seputar dunia kompetitif masih akan terus kami sajikan.
Yuk, jelajahi berbagai ulasan menarik dan artikel eksklusif lainnya seputar perhelatan olahraga terbesar Asia ini hanya di Kogamer.com. Tetap bersama kami, berikan dukungan terbaikmu, dan mari kita saksikan momentum keemasan timnas esports Indonesia bersama-sama!